Mengenal Lebih Dekat Dengan Pembudidayaan Walet
Rumah Burung Walet (RBW)
Indonesia dikenal memiliki sumber daya yang melimpah dan kaya akan fauna yang beraneka ragam. Burung walet merupakan salah satu sumber daya hayati yang dimiliki oleh Indonesia. Burung walet memiliki ciri khas dan nilai yang tidak dimiliki oleh burung-burung yang lain. Secara alamiah, burung ini sering dijumpai di wilayah pesisir pantai, rawa-rawa, hutan, area sungai, dan gua-gua. Mereka tidak bisa hidup di daerah padat penduduk atau di wilayah perkotaan. Burung ini sangat sensitif terhadap suara dan bau, seperti halnya dengan suara kendaraan bermotor dan polusi udara di perkotaan.
Hanya dengan menyediakan sebuah gedung kosong yang sudah diberi semprotan kotoran walet dan berbagai komponen yang mendukung kehidupan burung walet, gedung ini biasanya disebut dengan Rumah Burung Walet (RBW). RBW ini sendiri merupakan bangunan yang dirancang secara khusus sebagai tempat menginapkan burung walet. Dengan ini, secara tidak langsung anda sudah melakukan budidaya walet. Burung walet dapat dikatakan burung yang memiliki ciri khusus dan istimewa yang tidak bisa dimiliki oleh burung lain. Jadi, apa sih keistimewaan dari burung ini? Burung yang memiliki nama latin Collocalia Fuchipaga ini memiliki keistimewaan pada sarangnya. Sarang yang dibuat dari walet ini bukan berasal dari ranting-ranting pohon yang dirangkai seperti halnya pada sarang-sarang burung pada umumnya. Melainkan, sarang ini terbuat dari air liur yang dirangkai oleh walet itu sendiri. Sehingga pembentukan sarang dari air liur burung walet berguna untuk tempat menopang telur-telur walet itu.
Selain memiliki keunikan, sarang walet juga memiliki nilai jual yang fantastis. Petani walet yang melakukan budidaya ini, sekali panen dapat menghasilkan satu sampai tiga kilo untuk tiap satu gedung sarang walet. Di setiap kilonya, para petani sarang walet dapat meraup keuntungan hingga Rp30-60 juta. Nilai yang cukup fantastis itu didasarkan dengan budidayanya yang terbilang sulit. Selain itu, sarang walet mengandung asam sialat dan banyak kandungan mineral yang dapat bermanfaat bagi tubuh manusia. Maka dari itu, budidaya sarang walet ini sangat prospek dan banyak orang yang ingin membudidayakan walet. Lantas, bagaimana cara budidaya walet yang baik dan benar? Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam budidaya walet:
- Survei Lokasi
Sebelum membangun RBW atau gedung walet, perlu adanya survei lokasi secara langsung untuk melihat apakah lokasi tersebut banyak waletnya atau tidak. Survei tersebut dapat dibantu dengan cara memutar suara kicauan burung walet dengan tujuan untuk memancing walet untuk berkumpul di lokasi tersebut. Selain itu, perlu melihat aspek-aspek lain yang perlu diperhatikan adalah lokasi yang cocok untuk walet seperti hutan, pesisir pantai, dll. Pembangunan RBW harus jauh dari perkotaan karena burung sangat sensitif dengan polusi udara.
- RBW atau Gedung Walet
Gedung yang baik adalah gedung yang memiliki ukuran yang cukup besar, cukup tinggi, dan memiliki ventilasi yang baik. Selain itu harus memperhatikan suhu dan sinar yang cukup
- Perawatan
Perawatan dilakukan untuk menjaga kebersihan kandang, dan memastikan kondisi burung walet yang selalu terjaga. Selain itu, perawatan yang meliputi pengecekan sarang burung walet secara berkala untuk memastikan kualitas sarang yang dihasilkan.
- Panen
Pemanenan dilakukan harus dengan hati-hati agar tidak merusak sarang yang sudah dibangun oleh burung walet.
Dalam melakukan budidaya walet, dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan karena prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama dan membutuhkan perawatan yang baik. Akan tetapi, jika dilakukan dengan baik dan benar, maka budidaya walet ini akan menjadi usaha yang sangat menguntungkan dan menjanjikan.


