Pentingnya Manajemen Suhu yang Efektif Dalam Rumah Burung Walet
Sebagai peternak burung walet, tentunya Anda pasti berharap jika burung walet dapat memproduksi sarang sebanyak-banyaknya. Untuk mencapai hal tersebut, burung walet harus dapat hidup nyaman di Rumah Burung Walet (RBW). Salah satu faktor yang mempengaruhi kenyamanan di dalam RBW adalah kondisi suhu di dalamnya. Burung walet nyaman pada suhu sekitar 26oC sampai 35oC. Pengaturan suhu sangat penting dilakukan agar burung walet nyaman dan betah untuk tinggal di dalamnya hingga proses membuat sarang berlangsung, yang nantinya berkorelasi dengan peningkatan hasil sarang burung walet. Lalu bagaimana menjadikan suhu di dalam RBW pada kisaran suhu yang nyaman bagi burung walet? Lihat informasi di bawah ini.
Langkah-langkah Mengatur Suhu RBW
1. Membuat ventilasi udara menggunakan pipa paralon
Untuk mengatasi suhu panas, ventilasi disarankan dibuat dengan menggunakan pipa paralon berukuran 4 inci. Jika tinggi ruangan sekitar 3-4 meter, sebaiknya pipa paralon dipasang dengan jarak 1 meter dari satu pipa ke pipa lainnya. Pada saat pemasangan, disarankan untuk membuat dua baris termasuk di bagian atas dengan jarak sekitar 60 cm dari plafon. Selain itu, pada ujung deretan pipa berada 60 cm di atas permukaan tanah (Dunia Walet, 2019).
2. Mengecat dinding atau tembok luar rumah burung walet
Di tempat dengan suhu antara 30°C dan 32°C, penggunaan cat hitam dilarang keras, kecuali di lubang masuk burung. Sebab warna yang sangat cepat menyerap panas adalah hitam. Namun untuk mengatasi penyerapan intensitas cahaya panas matahari diperlukan cat dengan warna terang seperti putih. Hal ini berbeda dengan daerah yang bersuhu dingin. Misalnya suhu pada area pembangunan gedung walet sekitar 24°C-25°C, cat hitam pada dinding bisa membantu dalam menstabilkan suhu (Dunia Walet, 2019).
3. Menebalkan lapisan tembok atau dinding rumah burung walet
Dinding dengan ketebalan yang cukup dapat membantu menstabilkan suhu karena panas tidak terlalu cepat masuk ke dalam rumah. Namun jika bangunan sudah menggunakan dinding tipis, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkan styrofoam setebal 5 cm pada dinding (Dunia Swallow, 2019).
4. Membuat hujan buatan
Tahukah Anda bahwa hujan buatan dapat tercipta pada bangunan walet? Dengan memasang sprayer yang dihubungkan dengan pipa, kemudian dipasang pada atap rumah walet. Cara ini bisa efektif saat cuaca panas di siang hari. Di saat tersebut, penyemprot dapat dihidupkan sehingga suhu lingkungan dapat dikontrol dengan cepat dan mudah. Cara ini sangat efektif dalam menstabilkan suhu bangunan (Dunia Walet, 2019).
5. Menggunakan alumunium foil
Aluminium foil merupakan lapisan alloy yang mengandung 99,4% aluminium foil. Aluminium foil banyak digunakan pada bangunan dengan tujuan untuk menurunkan suhu udara panas pada atap seng (Ilmu Walet, 2019).
6. Menggunakan paranet
Paranet merupakan plastik hitam yang diproduksi dengan tujuan untuk membantu petani dalam bercocok tanam agar panas matahari tidak langsung menyinari tanaman. Namun penggunaan paranet juga banyak digunakan oleh para peternak sarang burung walet untuk menghalau panas matahari sehingga tidak menyinari langsung pada dinding rumah sarang burung walet. Pemasangan paranet diaplikasikan pada dinding luar rumah walet. Untuk hasil yang lebih optimal, Anda bisa menaruh styrofoam di bagian dalam paranet (Ilmu Walet, 2019).
7. Menggunakan mesin embun
Penggunaan mesin embun membantu terciptanya kelembaban pada RBW sehingga burung walet betah bersarang di dalamnya.
Solusi Praktis Untuk Rumah Burung Walet Optimal
Langkah-langkah di atas mungkin terdengar sulit atau melelahkan. Oleh karenanya, dalam mewujudkan RBW yang optimal dengan kondisi suhu yang mampu membuat burung walet nyaman pasti akan sangat membutuhkan banyak pertimbangan. Apalagi ketika Anda masih baru memulai usaha budidaya walet.
Oleh karena itu, Gedung Walet mampu menjadi solusi bagi setiap permasalahan untuk menjadikan rumah walet Anda bisa panen besar.
Langsung saja klik tombol di bawah ini!

